Batu, 11 September 2014
 |
| I'll be waiting for you from now on until 3 months later |
Hari ini dan di jam ini kamu mungkin sudah berada di dalam pesawat menuju ke kota Balikpapan. Iya Balikpapan.. Yang bahkan aku tak sempat menjabat tanganmu ataupun berucap selamat jalan.
Yah... ironis mungkin. Aku tak punya banyak waktu untuk menghabiskan "Last day" bersamamu, begitu juga mungkin kamu. Ini adalah hal terberat yang pernah aku alami. Hari ini aku mulai melihat kalender sesering mungkin. Tiga bulan terasa sedikit jika dilihat dari kalender, mungkin hanya satu lembar. Tapi tahukah, tiga bulan itu 90 hari dengan 24 jam per-harinya. oh my WAW.. ini berat..
Aku pernah merencanakan akan berada di bandara bersamamu, melepasmu pergi ke kota itu. Tapi aku tak punya cukup waktu untuk menjalaninya.
Kau hanya tak pernah tahu bagaimana
rasanya jadi seorang perempuan seperti aku disaat sekarang ini. Mungkin
aku sudah lelah untuk menangis. Aku telah meluangkan banyak waktu
untukmu sebelum kamu pergi, aku sudah membatalkan beberapa kegiatan
hanya untuk dapat bersamamu. Bagaimana khawatirku ketika kau akan pergi. Bagaimana pedihnya aku memasukkan semua barang-barangmu ke dalam tas untuk persiapan tiga bulanmu. Aku sangaaaat ingin menahanmu pergi, tapi aku tak bisa. Perih lahir batin broo..

Bahkan di hari terakhirmu di sini kau masih asik dengan aktifitasmu bersama dengan rekan-rekanmu yang aku tak tahu siapa itu, kau bahkan dengan mudah mengucapkan kata pamit kepada mereka. Aku kadang iri bisa menjadi mereka. Semoga kau masih ada waktu denganku hanya untuk sekedar bercanda.
Pagi ini kau juga tak memberiku kabar, kabar keberangkatanmu ataupun kedatanganmu dikota seberang. Betapa aku sangat ingin menelponmu hanya untuk bertanya "Sudah sampai mana?". Aku tak punya cukup nyali untuk berkata demikian. Aku takut menangis mendengar suaramu diseberang sana.
Yahhh welcome di kehidupan galau yang sebenarnya. Aku tak pernah tahu bagaimana rasanya tiga bulan mendatang tanpa ada kamu didepan mataku. Tak akan ada sholat berjamaah lagi denganmu, tak akan ada minggu pagi di CFD Ijen, tak akan ada malam minggu di Pos Ketan Legenda, tak akan ada lagi nongkrong untuk sekedar berbagi pengalaman hari ini, tak akan ada mampir dan sekedar duduk di depan kosmu sepulang kerja, tak akan ada perjalanan ke Purwosari lagi bersamamu, tak akan ada karaoke lagi bersamamu. yaahhh tak akan ada itu semua selama tiga bulan mendatang.
Banyak yang bilang, jauh dari yang terkasih itu rasanya seperti sekarat. Entah itu memang iya ataukan hanya perasaan lebay dari teman-temanku saja. Yang aku rasakan 5 jam ini demikian, seperti ada yang hilang entah itu apa, yang mereka sebut sekarat mungkin ini. Tapi mereka pula mengatakan "Setelahnya sekarat, kau akan merasakan jatuh cinta lagi seperti rasa pertama kali kau jatuh cinta dengannya. Yah itulah momen dimana kamu bertemu lagi dengannya setelah sekian lama tak berjumpa". Mungkinkah demikian yang kurasakan nanti...
Jika semua itu benar, sekali lagi kau akan menjadi canduku. Apakah kita akan bertemu di lain waktu dengan rasa yang sama? apakah suatu saat, aku dan kamu tidak lagi peduli jarak dan waktu? Apakan suatu saat, kita akan kembali percaya bahwa diri kita adalah setengah dari cumbu rayu yang akan selalu ada dalam kamus teori cinta yang dirumuskan oleh kebanyakan orang?
Aku tak pernah bisa memahamimu, bahkan sampai selama ini. Aku tak pernah bisa memahami duniamu yang sama sekali tak ku mengerti. Aku hanya ingin minta waktumu untuk berucap selamat jalan, hati-hati disana, jangan telat makan, jangan lupa sholat, kurangi merokok.. Just it. But I can't realize it.. Perih rasanya...
Maafkan aku yang selalu menjadi cerewet dan banyak kemauan. Mungkin ini bentuk rasaku padamu. Ini bukan kicauan gombal, tapi terlebih karena aku tak terbiasa jauh darimu.
Aku ingin kita memiliki komunikasi yang baik jika kau disana, sering lah berbagi kabar, mungkin sms atau telfon. Aku tak pernah meminta lebih.. yang aku tahu hanya aku akan menunggumu kembali, kembali dari perjalanan muliamu untuk mereka-mereka yang membutuhkan.
Hanya ini yang tersisa dipesanmu sebelum pergi "Suatu hari kelak saya akan kembali ke kota ini.. >> nuwus ilakes for ngalam"
Maaf jika membuatmu bingung untuk yang kesekian kalinya.. Have a save flight and trip. Enjoy your day, come back soon, Please!!