Sebagai seorang perempuan, yang berpendidikan dan berkarir terkadang dipandang sebelah mata oleh orang lain. Yaahhh... banyak alasan lah, terutama masalah pasangan hidup. Nih ada sedikit penyegaran buat kaum hawa. Cekidot...
* Terkadang cinta itu bukan soal perasaan, tapi juga soal tujuan hidup
* Menjadi seorang pemilih itu tidak selamanya Bad and high ego but protect our future generation
* Memilih pasangan itu harus melihat bibit, bebet, bobot. Itu bukan sticky tapi menanti yang the best
* Terkadang terlihat foolish kelika memilih single supaya dapat kemampuan untuk memilik yang the best
* Menjadi seorang pemilih itu bukan menunggu yang perfect tapi menanti yang the best
* Kita (wanita) tidak butuh yang kaya harta, tampan paras, tapi kita butuh laki-laki yang kaya ilmu pengetahuan dan tujuan hidup yang pasti
* Takdir wanita hanya sebagai pengikut dan pengabdi, jadi berhak untuk memilih orang seperti apa yang pantas untuk kita ikuti
* Seorang wanita kuay tak butuh laki-laki yang sok hero, tapi butuh laki-laki yang bisa membuat wanita itu menjadi hero bagi kehidupannya
* Seperti seorang Habibie untuk Ainun, sosok laki-laki yang yang kaya ilmu, wawasan, memiliki tujuan hidup yang jelas yang menjadukannya hero
* Hero bagi kehidupan, bagi anak-cucu dan generasi sesudahnya, bahkan hero bagi bangsa.
#dikutip dari tweet salah satu rekan a/n Dhieta Mustofa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar